Thursday, October 22, 2009

Spirit inside music

::Spirit inside music::

Lagi emosi tak terkendali?biasana kalo pas gada sarana media wat maki-maki/banting2/nendang2.. sasarana langsung ambil headset/mp3/nyetel radio trus dengerin musik keceng2 sambil ngedumel alias ngomel lewat hentakan lirik lagu yang dgembar gemborin. Are you? (<- kliatan neh pglmn pribadi..hehe..) ;)

Selama ngga ngrugiin orang lain seh so far so good laah.. Coz berdasarkan penelitian ahli-ahli tukang teliti, telah ditunjukkan kalo terapi musik sangat efektif wat meredakan kegelisahan dan stress, mendorong perasaan rileks serta meredakan depresi. Terapi musik membantu orang-orang yang memiliki masalah emosional dalam mengeluarkan perasaan mereka, membuat perubahan positif dengan suasana hati, membantu memecahkan masalah, dan memperbaiki konflik.

Nah,buat ente-ente yang kebetulan biasa terlalu ekspresif, siapa bilang musik rock yang notebene gedubrakan ga karuan ntu gada gunanya n cuma bisa bikin onar? eit, ntar dulu.. da positifna koq. Selama nyalurinnya dengan positif, musik rock punk till underground pun bisa wat ngredam stress loh. Gak percaya? Penelitian terbaru yang dilansir oleh Sciencedaily, menyebutkan bahwa penggemar musik heavy metal ternyata lebih pandai meredam emosi negatif, lebih ekspresif dan lebih bisa meluapkan kemarahannya.

Penelitian yang melibatkan 1.057 murid dari usia antara 11 dan 18 tahun dari sekolah National Academy di Amerika. Semua responden diteliti dengan cermat hubungan mereka dengan keluarga, perilaku di sekolah, bagaimana mereka menghabiskan waktu santai, musik kesukaan, dan jenis media yang mereka konsumsi.

“Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa bahwa presepsi yang selama ini beredar salah. Selama ini orang menganggap murid yang cerdas dan memiliki inteligensia tinggi cenderung didominasi mereka yang suka musik klasik dan menghabiskan banyak waktu untuk membaca,” ujar Stuart Cadwallader, kepala penelitian dari Warwick University.

Sayangnya, menurut Stuart studi mereka yang menikmati musik heavy metal cenderung mengalami kesulitan untuk menjalin hubungan dengan keluarga dan teman-teman mereka. Dan mereka menjadikan musik sebagai media ‘keterbukaan’.

Sebagian besar murid mengatakan mereka tidak mempertimbangkan untuk menjadi penganut Metal sejati tapi musik heavy metal memahami aspek spesifik kebudayaan pemuda saat ini. Dengan menggunakan musik yang keras dan agresif, mereka bisa keluar dan lepas dari rasa frustrasi dan kemarahan.

Di sini berhasil dibuktikan bahwa musik heavy metal atau cadas juga bisa meredakan situasi hati atau mood yang sedang buruk. Menurut Stuart, banyak musisi aliran heavy metal juga memiliki tingkat inteligensia tinggi seperti vokalis Iron Maiden, Bruce Dickinson, yang juga berprofesi sebagai novelis dan pilot penerbangan komersial. (rileks.com)

No comments:

Post a Comment